Fakta Baru Pungli Kabid PTK Dikbudpora Kabupaten Bima

- 3 April 2024, 13:10 WIB
Fakta Baru Pungli Kabid PTK Dikbudpora Kabupaten Bima
Fakta Baru Pungli Kabid PTK Dikbudpora Kabupaten Bima /Jurnal Sumbawa/@Ahmad D/

JURNAL SUMBAWA - Bola panas kasus dugaan Pungutan Liar (Pungli) oleh Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dikbudpora Kabupaten Bima Ico Rahmawati, terus bergulir. Dalam kasus Pungli yang menyeret nama Kabid PTK itu terkuak fakta baru, bahkan SK Guru PPPK yang barus saja dilantik menggunakan cara modus lain.

Sebelumnya, berdasarkan penelusuran Tim media, menemukan fakta bahwa pungutan tersebut atas permintaan langsung Kepala Bidang Pendidik Tenaga Kependidikan (PTK) untuk dibawa langsung kepadanya.

Hal ini terungkap dari pengakuan korban melalui rekaman suara di meja redaksi Jerat. Bahkan kasus ini semakin viral dan menyita perhatian masyarakat Kabupaten Bima NTB.

Baca Juga: Viral! Berhentikan Guru Honorer Secara Sepihak yang Bongkar Pungli, Walikota Bima Arya Pecat Kepsek

Komentar netizen yang diperas oleh Kabid PTK
Komentar netizen yang diperas oleh Kabid PTK

Kondisi ini tentu membuat Ico Rahmawati semakin terjepit. Pasalnya, beberapa korban sudah berani speak up di media sosial yang mengonfirmasi bahwa benar pungutan tersebut ada dan dilakukan oleh sang Kabid.

Dari penelusuran Facebook, akun bernama Michael Ilmei Ebii mengaku sebagai anak korban pemerasan dari sang Kabid. Secara gamblang akun tersebut mengaku ibunya yang baru lulus PPPK dimintai uang Rp 1 juta untuk pengambilan SK.

“Belum masuk satu minggu, ibu saya yang lulusan dari PPPK kemarin ambil SK disetor 1 juta memang baru bisa ambil SK,” cuitnya lewat Akun Medsos Facebook.

Baca Juga: Oknum di Dinas Dikbudpora diterpa Dugaan Pungli, Bupati Bima Belum Laksanakan Pembinaan

Ungkapan akun tersebut bisa jadi sebagai salah satu bukti untuk menginformasi peristiwa pidana itu telah terjadi. Selain dari Bukti-bukti lain dari sejumlah korban yang masih dirahasikan identitasnya.

Selain itu, dalam beberapa gambar tangkapan layar yang beredar di facebook terungkap juga pengakuan seseorang yang mengaku telah diminta oleh Bidang PTK uang Rp 60 ribu untuk perpanjang SK Dinas. Ia juga tidak menampik bahwa ada seliweran informasi terkait permintaan uang untuk pengambilan SK PPPK yang diminta oleh Bidang PPPK tersebut.

Tentunya, apa yang disampaikan oleh Akun-akun tersebut menjadi pintu masuk dalam mengungkap skandal Pungli yang terjadi di lingkungan Dikbudpora Kabupaten Bima. Dengan didukung bukti-bukti lain, jelas akan mempermudah proses kasus ini sehingga bisa terang benderang.

Baca Juga: Siapakah Sosok Husen yang Undur Diri Jadi ASN dan Tak Mau Cabut Laporan Pungli

Kabid PTK Dikbudpora kabupaten Bima Ico Rahmawati dikonfirmasi, bungkam.***

Editor: Adhar


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah