Jual Pupuk Diatas HET, Pemuda Desa Lakukan Aksi Unjuk Rasa

- 23 April 2024, 08:10 WIB
Jual Pupuk Diatas HET, Pemuda Desa Lakukan Aksi Unjuk Rasa
Jual Pupuk Diatas HET, Pemuda Desa Lakukan Aksi Unjuk Rasa /Saat unjuk rasa berlangsung / jurnal sumbawa/

JURNAL SUMBAWA - Persatuan Pemuda Menggugat (PPM) Desa Roka Kecamatan Belo Kabupaten Bima lakukan aksi unjuk rasa didepan kantor Desa Roka Senin 22 April 2024.

Aksi yang dilakukan sekelompok pemuda tersebut, menuntut terkait dengan beberapa persoalan yang terjadi di desa, salah satunya yakni penjualan pupuk diatas HET.

"Jual pupuk diatas HET, bahkan mencapai 140 dan 150 ribu rupiah persak," kata Salahudin salah satu masa aksi saat orasi berlangsung di depan kantor desa Senin 22 April 2024.

Baca Juga: Harga Jagung Anjlok, Himpel dan Masyarakat Laju Kembali Bersuara

Selain itu, koordinator lapangan Furqan mengatakan, kehadiran dirinya bersama pemuda lainnya juga menuntut perangkat desa yang bermasalah.

Perangkat desa tersebut seringkali tak masuk kantor saat menjalankan tugas dan kewajiban sebagai perangkat desa, bahkan katanya, ada juga salah satu perangkat desa tersandung kasus perjudian namun tidak diadili secara hukum yang berlaku.

Katanya, perangkat desa yang sering berjudi sangat meresahkan masyarakat atas tindakan keseharian yang mencederai hukum sosial dan Undang-undang.

Baca Juga: Pj Gubernur NTB Langgar Undang-undang, DPP AMPI Minta di Copot

"Pecat oknum perangkat desa yang selalu meresahkan masyarakat," kata Furqan selaku Koordinator Lapangan saat aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Kantor Desa Senin 22 April 2024.

Furqan mengatakan, sebelumnya Pemuda Desa Roka telah melakukan audiensi beberapa kali terkait hal demikian.

Namun dari berbagai persoalan yang disampaikan, aparat setempat bahkan Kepala Desa tidak menanggapi terkait hal demikian. "Kita sudah audiensi kemarin tapi hanya ia ia aja," tuturnya dia.

Tak hanya itu, masa aksi juga meminta dengan tegas kepada Kades Roka untuk mengevaluasi kinerja seluruh perangkat desa.

Baca Juga: Tangani Penurunan Harga Jagung, Badan Pangan Nasional Gelar Rakor

Mengevaluasi lembaga desa seperti BUMDES, LPM Desa, PKK, Gapoktan serta peremajaan Karang Taruna Desa Roka.

Sementara itu, beberapa persoalan desa yang mencuat dipermukaan, Kepala Desa Roka Muhaimin ABD menanggapi tuntutan masa aksi dari Pemuda Desa Menggugat (PPM) Desa Roka Kecamatan Belo Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam tuntutan tersebut, terurai persoalan yang sangat fundamental, salah satunya perangkat desa yang melanggar aturan hingga persoalan pupuk yang yang dijual diatas het.

Kepala Desa Roka Muhaimin ABD mengatakan, dari setiap tuntutan pemuda desa tersebut dirinya siap akan mengatensi khusus, Lebih-lebih persoalan Kadus yang yang mencederai Undang-undang.

Baca Juga: Tak Kalah Jauh Keindahan Dari Pulau Lombok, Ini Dua Wisata yang Menakjubkan di Pulau Sumbawa

"Dari berbagai persoalan yang menjadi tuntutan, saya siap akan mengatensi khusus," ungkapnya Muhaimin ABD Senin 22 April 2024.

Suhaimin mengatakan, sebelumnya dirinya telah memanggil perangkat desa yang bermasalah, bahkan sudah mengeluarkan surat teguran untuk tidak mengulang kembali hal demikian.

Namun, katanya, bila perangkat desa yang disebutkan masih mengulangi kembali hal tersebut, maka dirinya akan bertindak tegas.***

Editor: Ahmad D


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah