Kasus Bunuh Diri di Lombok Tengah, Pihak Keluarga Korban Menolak Otopsi

- 19 April 2024, 06:25 WIB
Kasus Bunuh Diri di Lombok Tengah, Pihak Keluarga Korban Menolak Otopsi
Kasus Bunuh Diri di Lombok Tengah, Pihak Keluarga Korban Menolak Otopsi /Korban gantung diri/

JURNAL SUMBAWA - Kasus gantung diri atau bunuh diri yang terjadi di Kabupaten Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat (NTB) pihak keluarga korban menolak untuk melakukan otopsi.

Keluarga korban menolak jasad korban untuk dilakukan proses outopsi dengan alasan bahwa keluarga meyakini peristiwa tersebut adalah murni peristiwa bunuh diri atau gantung diri

“Ini murni musibah dan pihak korban menerima kejadian tersebut dengan ikhlas dan menolak untuk di outopsi supaya korban bisa segera disemayamkan dan dimakamkan,” kata Kapolres Lombok Tengah melalui Kapolsek Janapria AKP I Wayan Kariana.

Baca Juga: Peristiwa Kasus Gantung Diri, Polisi Olah TKP

Kapolsek mengungkapkan, kasus gantung diri tersebut dilakukan oleh salah satu warga Dusun Penutut Desa Pendem Kecamatan Janapria Kabupaten Lombok Tengah pada Senin 16 April Kemarin.

Atas hal itu, pihak Polres Lombok Tengah juga telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Diketahui, korban gantung diri atas nama Amaq Sawal (75) Alamat Dusun Penutut Desa Pendem Kecamatan Janapria Kabupaten Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca Juga: Depresi Diduga Hidup Sebatang Kara, Seorang warga di Bima Akhiri Hidup Dengan Cara Gantung Diri

Menurut Kapolsek, dari keterangan saksi keluarga korban yang curiga bahwa korban tidak ada dirumah saudara anak saudara korban tempat biasa ia menginap.

Halaman:

Editor: Ahmad D


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah