Dua Orang Ditetapkan Tersangka Dalam Kasus Ilegal Logging, Polisi Sita Sejumlah Barang Bukti Termasuk Tronton

- 19 Maret 2024, 13:02 WIB
Dua Orang Ditetapkan Tersangka Dalam Kasus Ilegal Logging, Polisi Sita Sejumlah Barang Bukti Termasuk Tronton
Dua Orang Ditetapkan Tersangka Dalam Kasus Ilegal Logging, Polisi Sita Sejumlah Barang Bukti Termasuk Tronton /Barang bukti kayu sonokeling yang disita oleh pihak kepolisian resort Bima Polda NTB/

JURNAL SUMBAWA - Dalam pengungkapan kasus Ilegal logging, penyidik Polres Bima Polda NTB menetapkan dua orang tersangka yang berinisial AR dan IK (44), masing-masing beralamat Kelurahan Karijawa Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu, dan IK alias Sadam (33), warga Kelurahan Simpasai Kecamatan Woja Kabupaten Dompu Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pengungkapan kasus Ilegal logging yang dilakukan oleh pihak Satuan Reskrim Polres Bima Polda NTB pada Rabu 06 Maret 2024 kemarin sekitar Pukul 14.00 Wita.

"Dua orang ditetapkan tersangka kasus ini, mereka berasal dari Kabupaten Dompu," kata AKBP Eko Sutomo, S.I.K, M.I.K, melalui Kasat Reskrim Iptu Masdidin saat memimpin Press Conference di Mako Polres Bima.

Baca Juga: Marak Terjadinya Ilegal Logging, Warga Woro Kabupaten Bima Minta Hadirkan Bos Penampungan Kayu

Katanya, selain menetapkan dua orang tersangka, pihak Kepolisian Resort Bima juga telah menyita sejumlah barang bukti, berupa 29,423 kubik kayu jenis Sonokeling beserta 1 unit mobil Truk (Tronton).

Dijelaskan, Awalnya, kejadian tersebut terjadi pada Hari Rabu Tanggal 6 Maret 2024 sekitar Pukul 14.00 Wita bertempat di Jalan Lintas Sumbawa Desa Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, tepatnya sebelum perbatasan Kabupaten Bima dan Kota Bima. Dan kini, kedua tersangka tersebut sudah dilakukan penahanan di Rutan Polres Bima sejak Tanggal 12 Maret 2024.

Masdidin menjelaskan, Truk Tronton yang memuat kayu illegal logging itu oleh dihadang petugas dalam perjalanannya yang hendak menuju Kabupaten Klaten, Jawa Tengah yang hanya dilengkapi Surat Angkutan Kayu Rakyat (SAKR) tanpa dilengkapi dengan Berita Acara Verifikasi 3 Unsur sebagaimana tertuang dalam Instruksi Gubernur NTB Tahun 2021.

“Atas dasar itu petugas mengamankan Truk Tronton bersama sopir beserta muatannya ke Polres Bima untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya dia.

Baca Juga: Atensi Khusus, Kuasa Hukum Ilegal Logging Surati Polda NTB Tembusan Mabes Hingga Bareskrim Polri

Lebih lanjut dijelaskan, dari hasil Lacak Balak oleh Penyidik Polres Bima bersama Penyidik Dinas LHK NTB, ditemukan fakta bahwa kayu yang bersumber dari lokasi hutan hak/kebun hanya 9,262 kubik. Sementara sisanya 20,161 kubik tidak dapat dipertanggung jawabkan sesuai dengan Alas Title sebagaimana dilampirkan dalam SAKR.

“Dalam keseluruhan kayu tersebut layak dijadikan sebagai Barang Bukti sebagai hasil ilegal logging untuk kemudian dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tuturnya

Lacak Balak BB yang terdiri dari 454 balok kayu sonokeling, katanya, berbagai ukuran dengan volume 23,723 kubik, dan 469 papan kayu sonokeling berbagai ukuran dengan volume 5,700 kubik itu dilakukan di Kawasan Hutan Lindung Kelompok Hutan Toforumpu RTK 65 yang berada di Desa Mpuri dan Desa Woro Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima.

Akibat perbuatannya tersebut, lanjut Masdidin, SR dan IK alias Sadam disangkakan melanggar ketentuan di Paragraf 4 Pasal 37 angka 13 UU RI Nomor 6 Tahun 2023.

Baca Juga: Dibalik Penebasan Hutan di Lambitu, Ternyata Terjadi Ilegal Logging dan Dampak Buruk Bagi Masyarakat

Disisi lain, Polres Bima AKBP Eko Sutomo, S.I.K, M.I.K menghimbau terhadap anggota pihak kepolisian resort Bima untuk komitmen bersama dinas terkait dalam memerangi aksi Ilegal logging di wilayah hukum Polres Bima, dan berharap adanya dukungan aktif dari masyarakat.

Komitmennya ini diperkuat lewat bukti 2 ungkap kasus ilegal logging selama dirinya menjabat sebagai Kapolres Bima, yang oleh Kadis LHK NTB menyebutnya sebagai ‘Tangkapan Besar’

“Ini adalah ‘Tangkapan Besar’. Kami sangat mengapresiasi kinerja Polres Bima dalam mengungkap kasus Illegal Logging di Wilayah Hukumnya. Di Tahun 2023 dan Tahun 2024 Polres Bima telah berhasil mengungkap total 6 kasus Illegal Logging, termasuk yang hari ini,” tegasnya.***

Editor: Ahmad D


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah